12 Tahun RSHD Kota Bengkulu: Dari RS Daerah Menuju Magnet Rujukan Nasional

 

BENGKULU, eWarta.co – Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu merayakan hari jadinya yang ke-12 dengan catatan prestasi gemilang. Bukan sekadar seremoni, HUT kali ini menjadi momentum pembuktian bahwa RSHD kini bertransformasi menjadi rumah sakit pilihan masyarakat lintas kabupaten hingga luar provinsi.

Obb

​Acara yang digelar pada Jumat pagi (23/1/2026) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, serta jajaran pejabat penting lainnya di halaman utama RSHD.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyoroti fenomena warga dari Rejang Lebong, Kaur, Mukomuko, hingga Seluma yang kini justru lebih memilih berobat ke RSHD.

​“Ini bukti nyata kepercayaan masyarakat. Masyarakat luar kota pun datang ke sini karena pelayanan dan fasilitas kita jempolan. Tapi ingat, jangan cepat puas. Jangan mengeluh dalam melayani. Pemerintah Daerah akan terus pasang badan melalui APBD agar rumah sakit ini semakin raksasa,” tegas Dedy penuh semangat.

​Sebagai "kado" ulang tahun ke-12, RSHD meresmikan fasilitas strategis berupa ruang Central Intensive Unit (ICU) terbaru. Direktur Utama RSHD, dr. Lista Cherlyviera, mengungkapkan bahwa inovasi ini menyasar perawatan intensif yang lebih komprehensif bagi pasien dewasa hingga anak-anak.

​“Momen spesial ini kita tandai dengan peresmian ICU untuk pasien dewasa dan anak hingga usia 18 tahun. Kami juga memperbarui ruang NICU khusus bayi di bawah satu bulan,” jelas dr. Lista.

​Di balik kecanggihan alatnya, dr. Lista menyelipkan cerita menyentuh tentang perjuangan medis di RSHD. Saat ini, tim medis tengah berjuang merawat bayi prematur dengan berat badan hanya 1.000 gram (1 kg).

​Keberanian RSHD mengambil kasus-kasus medis berat inilah yang membuat mereka dipercaya menjadi rujukan utama bagi kabupaten-kabupaten tetangga.

​Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan peninjauan langsung fasilitas ICU baru oleh rombongan Wali Kota. Dengan komitmen pelayanan yang "Padek" (mantap), RSHD optimistis dapat terus menjadi pelopor layanan kesehatan yang humanis namun modern di Bumi Rafflesia. (**)