JEMBER, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan pelindungan bagi warganya yang hendak bekerja ke luar negeri. Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), melakukan kunjungan kerja langsung ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) untuk memastikan keamanan serta kesejahteraan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jember.
Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa bekerja di luar negeri merupakan pilihan mulia yang harus didukung dengan payung hukum dan perlindungan yang kuat.
"Tugas pemerintah adalah memastikan setiap PMI mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan pelayanan terbaik sejak dari keberangkatan hingga kepulangan. Kita ingin warga Jember yang bekerja di luar negeri aman, terlindungi, dan pulang membawa hasil yang nyata," ujar Gus Fawait usai koordinasi dengan pihak Kementerian, Kamis (30/4/2026).
Gus Fawait menjelaskan bahwa saat ini proses administrasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Jember sudah jauh lebih praktis. Segala urusan dokumen dapat diselesaikan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember dengan sistem satu atap.
Ke depan, Pemkab Jember berencana mempercepat pembentukan Pos Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) agar layanan semakin terintegrasi dan responsif.
"Layanan akan semakin kita permudah agar masyarakat tidak lagi bingung mengurus berkas. Keberadaan P4MI nantinya akan memastikan layanan yang lebih cepat dan mudah diakses," tambahnya.
Langkah konkret lainnya adalah penyiapan 1.000 kuota pelatihan bagi CPMI. Bekerja sama dengan Kementerian PPMI dan Kemnaker, Pemkab Jember fokus membekali putra-putri daerah dengan keterampilan (skill) yang mumpuni sebelum terbang ke negara tujuan.
Program ini bertujuan untuk mengubah stigma pekerja migran sekaligus meningkatkan daya tawar pekerja di pasar internasional.
"Kita tidak ingin mengirim pekerja tanpa bekal. Mereka harus kompeten dan punya keterampilan khusus agar tidak menjadi korban eksploitasi dan bisa mendapatkan upah yang layak. Tujuannya jelas: berangkat aman, kerja kompeten, pulang sejahtera," tegas Gus Fawait.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemkab Jember berupaya mengawal pelindungan pekerja migran dari hulu ke hilir, menjadikan mereka pahlawan devisa yang benar-benar berdaya dan terlindungi secara hukum. (Hafit)









